Reborn
  
LITURGI MALAM TUTUP TAHUN 2025
Dipublikasikan pada 25 Desember 2025
7 min baca

Tema: Dari Penantian Menjadi Kesaksian
Share moment ibadah keluarga Anda di instagram dan tag ke instagram @gkkkpku.

1. Pembukaan (Ayah)

Ayah: Saudaraku seisi rumah, malam ini kita berkumpul untuk mengakhiri tahun yang telah Tuhan pimpin, dan menyambut tahun yang baru dalam terang Kristus. Selama masa Adven, kita telah belajar Menantikan Dia: Menanti dalam Iman, Berjalan dalam Iman, Bersukacita dalam Ketaatan, dan Menjadi Saksi Kasih-Nya. Dan malam ini, kita memasuki tahun yang baru dengan tekad untuk menjadi saksi-Nya di dunia ini.

2. Doa Pembukaan (Ibu)

3. Lagu Pembukaan (Ayah)-Tuhan Yesus baik

Tiada berkesudahan kasih setia-Mu Tuhan
Slalu baru rahmat-Mu bagiku
Hari berganti hari tetap ku lihat kasih-Mu
Tak pernah berakhir di hidupku

Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik
Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik
Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik
Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik

4. Pembacaan Firman (Anak)

Titus 2:11–13
“Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini, dengan menantikan penggenapan pengharapan yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus.”

5. Lagu Pujian (Ibu) pilih salah satu

Hidup ini adalah kesempatan
Hidup ini untuk melayani Tuhan
Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan bri
Hidup ini harus jadi berkat

Oh Tuhan pakailah hidupku
Selagi aku masih kuat
Bila saatnya nanti
Ku tak berdaya lagi
Hidup ini sudah jadi berkat

Bila kau ijinkan sesuatu terjadi
Kupercaya semua untuk kebaikanku
Bila nanti telah tiba waktumu
Kupercaya kuasaMu memulihkan hidupku

Waktu Tuhan pasti yang terbaik
Walau kadang tak mudah dimengerti
Lewati cobaan kutetap percaya
Waktu Tuhan pasti yang terbaik

6. Renungan Firman Tuhan (Ayah)

Judul: Dari Penantian Menjadi Kesaksian

Ada sesuatu yang unik dari malam tahun baru. Kita berdiri di antara dua waktu — masa lalu dan masa depan. Kita menoleh ke belakang dengan rasa syukur atas apa yang Tuhan telah kerjakan, dan menatap ke depan dengan pengharapan atas apa yang Tuhan akan lakukan.

Sepanjang masa Adven, kita diajak menantikan kedatangan Kristus:
menanti dengan iman, berjalan dengan ketaatan, bersukacita dalam pengharapan, dan akhirnya menjadi saksi kasih-Nya. Adven mengajarkan kita bahwa iman tidak berhenti di tempat penantian. Iman sejati akan selalu mendorong kita melangkah dan bersaksi.

Kisah Lentera di Menara

Suatu malam di pesisir pantai, seorang penjaga menara suar tua menyadari minyak di lentera hampir habis. Minyak itu ia gunakan untuk tiga hal: menyalakan lentera di rumahnya, memanaskan ruangan, dan memberi terang di menara agar kapal-kapal di laut bisa melihat jalannya.

Karena cuaca dingin dan anak-anaknya kedinginan, ia memutuskan menggunakan sebagian besar minyak untuk pemanas rumah. Menjelang tengah malam, lentera di menara pun padam.

Pagi harinya, datang kabar: sebuah kapal menabrak karang karena kehilangan panduan dari cahaya menara. Dengan hati sedih, penjaga itu berkata,

"Aku menyalakan terang untuk keluargaku, tapi aku melupakan terang yang seharusnya menolong orang lain.”

Keluarga Kristen juga dipanggil seperti penjaga menara. Tuhan mempercayakan terang Kristus dalam hidup kita — bukan hanya untuk dinikmati, tetapi untuk dipancarkan.

Selama setahun ini mungkin kita telah menantikan Tuhan dengan berbagai pergumulan: menantikan jawaban doa, pemulihan, atau arah hidup. Namun ketika kita melangkah ke tahun baru, Tuhan mengingatkan: “Sekarang, waktunya engkau berjalan dan bersaksi.” Seperti para murid yang menantikan janji Roh Kudus, Yesus berkata, “Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku…” (Kis. 1:8)

Itulah panggilan bagi setiap keluarga percaya di tahun yang baru ini. Tuhan memanggil kita bukan sekadar untuk menunggu, tetapi untuk bergerak dalam kuasa Roh Kudus dan menjadi saksi di dunia — mulai dari rumah kita sendiri.

7. Refleksi dan Sharing (Ibu)

Refleksikan dua pertanya tersebut
- Apa yang Tuhan ajarkan lewat waktu-waktu menunggu dalam tahun ini?
- Dalam hal apa keluarga kita ingin bersaksi di tahun yang baru?

Mari kita semua tetap berkomitmen hidup dalam terang Kristus. Jangan biarkan “minyak iman” kita habis oleh kesibukan dunia. Terus isi dengan firman, doa, dan kasih.

8. Kesaksian Keluarga (Ayah)

Sekarang mari kita beri waktu untuk setiap anggota keluarga menyampaikan kesaksian singkat: Apa yang paling disyukuri dari tahun ini? Di mana kita melihat tangan Tuhan bekerja? Apa doa dan tekad pribadi di tahun yang baru?

9. Doa Syafaat (Ayah)

(Ayah dapat memilih pokok doa yang akan didoakan oleh setiap anggota keluarga)

10. Pembacaan Penutup (Anak)

Kisah Para Rasul 1:8
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

11. Lagu Penutup (Ibu)

Tahun yang baru bukan hanya permulaan waktu, tetapi kelanjutan panggilan kita untuk menjadi saksi Kristus. Mari kita memuji Tuhan: Kami Memuji Kebesaran-Mu

Kami memuji kebesaranMu
Ajaib Tuhan, ajaib Tuhan
Kami memuji kebesaranMu
Ajaib Tuhan, ajaib Tuhan

12. Doa Penutup (Ayah)

Mari kita berdoa “Doa Bapa Kami”

Bapa kami yang di surga,
dikuduskanlah nama-Mu,
datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu
di bumi seperti di surga.
Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan,
tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat.
Karena Engkaulah yang punya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

Selamat Tahun Baru. Mari kita menjadi saksi Kristus!

Share moment ibadah keluarga Anda di instagram dan tag ke instagram @gkkkpku.

Bagikan
Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya
101 Orang Membaca