
Renungan RC 6/4/23
Jgn kelamaan ragu
Yakobus 1:6-7
"Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan."
Suatu kali ada seorang Ibu yang berdiri di pinggir jalan. Dilihat dari gelagatnya menengok ke kanan dan kiri, sepertinya dia mau menyeberang. Lalu lintas memang sedang ramai sore itu. Ketika dia mulai melangkahkan kaki, ia tampak mundur lagi. Tak berapa lama ia maju lagi dan kali ini berhenti di tengah jalan.
Dari arah kirinya ada sebuah mobil yang melaju cukup kencang. Si Ibu bertambah ragu, maju-mundur untuk menyeberang. Pengendara mobil itu pun kebingungan harus banting stir ke kiri atau kanan. Ibu ragu itu akhirnya bisa selamat tapi dia terdiam di tempat dan bikin nyawanya hampir hilang dan menyebabkan kecelakaan kecil karena banyak yg ngerem mendadak..
Bravers.. keraguan, dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, kadang kadang membawa kita dalam kondisi tidak mendapatkan apa-apa. Tidak bergerak kemana mana dan itu dapat berpotensj merugikan kita dan orang di sekitar kita.
Ragu wajar dan rasanya adalah sebuah kepastian setiap kita akan melewati momen ragu.
Tetapi perlu kita sadari.. Saat bersama Tuhan ragu boleh tetapi jangan hidup dalam ragu berlama lama. Ayat di atas mengingat kan kita bahwa orang yang ragu seperti org yang terombang ambing gelombang laut.
Hidup mengiring TUHAN seharusnya memiliki sikap hati yang teguh. Benar, kita tidak tahu pasti tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Tetapi kita yakin bahwa TUHAN yang kita sembah sudah ada di masa depan. IA yang menjamin masa depan kita. Kesulitan dan hambatan mungkin saja akan ada, namun kita pun punya penolong yang tidak pernah membiarkan kita sendirian.
Janganlah kita seperti ibu yg ragu menyebrang tadi.. Yu semangat yu..
#bebrave #stronger #winfromdoubt