"Setelah orang-orang itu menyalakan api di tengah-tengah halaman dan duduk bersama-sama, Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka"
Matius 22:55
Ketika dalam kesendirian dan kedinginan, kita juga membutuhkan teman dan tempat menghangatkan diri. Petrus tidak punya pilihan lain selain bergaul atau duduk bersama orang-orang yang merancangkan kecelakaan bagi Yesus dan dirinya. Api yang dinyalakan mereka, menggoda dirinya yang kedinginan untuk menghangatkan diri dengan duduk di antara pengawal-pengawal dan berdiam dekat perapian.
Mengikuti Yesus Kristus dari jauh, duduk di antara orang fasik dan merasakan serta menikmati bersama api yang menghangatkan di tengah-tengah dinginnya kehidupan. Pada gilirannya dapat membuat orang percaya melupakan Yesus Kristus sebagai satu-satunya sumber kehidupan dan keselamatan yang dapat mencairkan kebekuan dan menghangatkan dinginnya kehidupan. Lalu terperangkap dalam pencobaan dan jatuh ke dalam dosa.
Api dapat menghangatkan tapi juga dapat menyakitkan dan menghanguskan. Yesus Kristus berkata: “Luk.12:49 “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!” Api yang dimaksud adalah Injil yang memurnikan dan menghidupkan semangat. Matius 25:41 Kemudian, Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya, ‘Pergilah dari hadapan-Ku, kamu yang terkutuk, ke dalam api abadi yang telah disiapkan untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
Sebagai pengikut Kristus,kita diingatkan untuk berhati-hati mencari kehangatan dan kesenangan hidup. Sebab jika kita mengikuti jalan iblis maka kita akan dilemparkan ke dalam api abadi yang mengerikan. Di tempat itu akan ada ratapan dan kertak gigi (Matius 13:50). Paulus mengingatkan, Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik (1 Kor 15:33). Akan tetapi jika kita hidup dalam api Injil maka hidup akan menyala; menerangi di tengah kegelapan, menghangatkan di kala dinginnya hidup, menyejukkan di kala panas teriknya hidup, menenangkan jiwa dan sabar di tengah badai kehidupan. Memancarkan dan memantulkan cahaya keselamatan hidup bahagia abadi kini, di sini dan nanti.
Tuhan Memberkati... ^_^