Reborn
  
MENCINTAI TAURAT
Dipublikasikan pada 21 September 2026
2 min baca

Bacaan: Mazmur 119:97-104

Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97)

Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata tertib lalu lintas. Orang berkendara sesuka hati, melanggar aturan, dan pelanggaran sering kali dibiarkan begitu saja. Aturan menjadi sesuatu yang ada, tetapi tidak diperhatikan. Yang lebih ironis, kita bahkan bisa tidak tahu dan tidak menyadari apa saja aturannya.

Pemazmur dalam Mazmur 119 menekankan bagaimana ia mencintai Taurat TUHAN. Melalui Taurat, yaitu perintahperintah TUHAN, pemazmur belajar untuk menjadi lebih bijaksana dan semakin memahami kehidupan. Peringatanperingatan TUHAN bagi pemazmur menjadi sarana untuk membentuk akal budi yang sehat. Merenungkan Taurat TUHAN membuatnya semakin bijaksana dalam menjalani hidup. Merenungkan Taurat TUHAN juga menolongnya untuk lebih berhikmat dalam menjalani kehidupan.

Apakah dalam kehidupan kita masih berupaya memahami perintah-perintah Tuhan? Apakah kita masih mau belajar memahami larangan-larangan Tuhan? Ataukah kita lebih suka menjadi orang percaya yang hanya menuntut janji Tuhan, hanya ingin diberkati, tetapi tidak memerhatikan perintah-perintah, bahkan larangan Tuhan? Jangan-jangan kita seperti pengendara mobil atau motor di Indonesia: tidak mengetahui peraturan, tidak peduli terhadap peraturan, dan seolah-olah peraturan ada untuk dilanggar. Mari, kita semakin bijaksana dalam menjalani kehidupan kita. Mari, terus mengenal Tuhan dan memahami perintah-Nya.

REFLEKSI:

Jangan menghindari perintah Tuhan karena semua itu membawa kita pada kebijaksanaan.

Kategori
Bagikan
Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya
Bagikan Artikel Ini