1 Petrus 5:6-11 berisi ajaran untuk merendahkan diri di bawah tangan Tuhan, menyerahkan kekuatiran kepada-Nya, dan melawan iblis.
Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Kita tidak merendahkan diri di bawah penguasa manusia, termasuk para penatua di gereja. Kita merendahkan diri di bawah tangan Tuhan dengan rela. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Kita menyerahkan kekuatiran kepada Tuhan karena Dia layak dipercaya dan memelihara kita.
Hal yang kita khawatirkan mungkin terjadi, tetapi mungkin pula tidak terjadi. Apa pun yang terjadi, satu hal yang pasti: Tuhan tidak akan meninggalkan dan membiarkan kita seorang diri. Dia pasti memelihara kita (ay. 7). Dia bahkan melengkapi, meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan kita (ay. 10).
Ketika menghadapi penderitaan, penulis surat 1 Petrus mengajak kita semua untuk menjadi pemberani dengan memiliki kerendahan hati di hadapan Tuhan dan mengakui bahwa hanya Tuhan yang mampu memelihara kita dan menguatkan kita. Ajakan ini semakin jelas dalam 1 Pet. 5:10, bahwa Allah yang adalah sumber segala kasih karunia dan yang telah memberikan kita keselamatan adalah Allah yang sama yang akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan kita setiap saat, bahkan dalam penderitaan sekalipun.