
Yoh. 2:1-9.
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Kehadiran Yesus Kristus membawa pemulihan atas kekurangan dan rasa malu, mengajarkan bahwa mengundang Yesus kedalam keluarga dan masalah pribadi mendatangkan sukacita, berkat, serta solusi,bahkan ketika situasi tampak mustahil. Ada beberapa hal jadi sebuah perenungan yaitu; "Undang Yesus dalam setiap situasi"; pesta pernikahan di Kana hampir menjadi bencana karena kehabisan anggur, yang merupakan aib. Hal ini mengajarkan bahwa meskipun hidup tampaknya berjalan lancar,kita membutuhkan kehadiran Tuhan Yesus untuk mengantisipasi krisis. " Ketaatan membuka jalan mukjizat"; Maria berkata "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!( 5 ). Para pelayan taat mengisi tempayan dengan air meski terdengar tidak masuk akal. Ketaatan pada perintah Tuhan adalah kunci mengalami mukjizat,meskipun kita tidak memahami cara kerjanya saat itu." Yesus mengubah kelemahan menjadi kelebihan "; Air,yang melambangkan penyucian adat,diubah menjadi anggur berkualitas tinggi. Ini menunjukkan bahwa Tuhan dapat mengubah hal biasa/kosong dalam hidup kita menjadi sesuatu yang luar biasa, berlimpah,dan berkualitas( anggur yang terbaik)." Tanda kemuliaanNya"; Yohanes menyebut mukjizat ini sebagai " tanda"(sign) yang menyatakan kemuliaan Yesus sebagai anak Allah,yang membuat para murid percaya kepadaNya(ayat 11). FokusNya bukan hanya pada mukjizatNya, tetapi pada pribadi Yesus yang berkuasa." Tuhan peduli pada kebutuhan manusia"; Yesus tidak hanya peduli pada hal-hal rohani,tetapi juga kebutuhan fisik dan sosial manusia( mengatasi rasa malu keluarga). Serahkan setiap persoalan - rumah tangga, pekerjaan,study-kedalam tangan Tuhan dan percayalah bahwa Ia sanggup memberikan yang terbaik diwaktu-Nya