Reborn
  
SAKSI KRISTUS YANG DIUBAHKAN
Dipublikasikan pada 12 April 2026
3 min baca

Bacaan: Kisah Para Rasul 2:14a, 22-23

Perjumpaan pribadi Petrus dengan Kristus yang mati di atas kayu salib dan bangkit mentransformasi kehidupan Petrus. Pikiran Petrus yang menolak bahwa Kristus akan mati dibunuh dan bangkit pada hari ketiga (Matius 8:31-33) menjadi percaya bahwa kematian dan kebangkitan Kristus selaras dengan kebenaran Firman Tuhan, hati Petrus yang keras dan bahkan mengutuk serta bersumpah tidak mengenal dan menyangkal Kristus (Matius 26:69-75) justru bertobat dan hatinya berkobar-kobar memberitakan Injil agar setiap orang yang mendengar Injil akan bertobat, perilaku Petrus yang takut mengalami penderitaan seperti yang dialami Kristus menjadi seorang pemberani yang siap mati demi Kristus.

Petrus yang mengalami transformasi ini menyampaikan kesaksian tepat 50 hari setelah dia mengutuk dan bersumpah tidak mengenal Kristus kepada kumpulan orang banyak yang datang sebagai penonton melihat fenomena Pentakosta. Petrus sangat berani berbicara di depan mereka yang kemungkinan besar adalah mereka yang hadir pada waktu penyaliban Tuhan Yesus dan ikut berseru,”Salibkan Dia; Salibkan Dia” Kumpulan orang banyak ini mendengarkan Petrus dengan kuasa Roh Kudus menyampaikan Berita Injil tentang kematian dan kebangkitan Kristus. Petrus dengan lantang mengingatkan bahwa kematian Kristus yang dibunuh oleh sebagian mereka adalah sesuai dengan rencana keselamatan Allah yang dituliskan dalam kebenaran Firman Tuhan. Firman Tuhan menegaskan janji Allah mengutus Kristus sebagai Mesias untuk membebaskan manusia berdosa dari kuasa dosa. Petrus menegaskan dia bersama para Rasul lain menyaksikan Kristus telah bangkit melalui perjumpaan dengan Kristus yang menampakkan diri kepada mereka.

Puji Tuhan! Ada 3000 orang yang meresponi berita Injil (Kisah Para Rasul 2:37 - ketika mereka mendengar hal itu hati mereka tersayat) dan bertobat.

Hari ini kita tidak menyaksikan sendiri Tuhan Yesus mati dan bangkit, tetapi kita yang sudah menerima anugerah keselamatan dari Tuhan Yesus dipanggil menjadi saksi. Bagaimana kita menjadi saksi Kristus walaupun tidak menyaksikan kematian dan kebangkitan Kristus?

Mari kita membaca: Mari kita membaca 1 Korintus 15:3-4 (TB2)

3 Sebab, yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4 bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci. Kita dipanggil bersaksi menyampaikan Kabar Baik atau Injil, sebagaimana Paulus , mantan penganiaya pengikut Kristus, menyampaikan dalam Roma 1:16-17 (TB2) 16 Sebab, aku tidak malu terhadap Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. 17 Sebab, di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Bagikan
Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya
Bagikan Artikel Ini