Reborn
  
Datang Apa Adanya
2 min baca

Matius 11:28
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

Sering kali kita merasa harus “baik dulu” sebelum datang kepada Tuhan. Kita ingin membereskan hidup kita terlebih dahulu, memperbaiki diri, lalu baru merasa layak untuk mendekat kepada-Nya. Padahal Yesus justru berkata sebaliknya. Ia tidak berkata datanglah setelah kuat, tetapi datanglah saat lelah. Ia tidak menunggu kita rapi, tetapi mengundang kita dalam keadaan berantakan.

Masalahnya, kita sering lebih nyaman berpura-pura kuat daripada jujur bahwa kita sedang lelah. Kita menutupi luka, menahan beban, dan mencoba terlihat baik di depan orang lain. Akhirnya, bukan masalahnya yang paling melelahkan, tetapi usaha untuk terus berpura-pura. Namun kelegaan yang sejati dimulai dari kejujuran. Saat kita berhenti menjadi “aktor” dan mulai datang sebagai anak, di situlah Tuhan mulai bekerja dengan nyata dalam hidup kita.

Tuhan tidak menolak keadaan kita. Ia justru menunggu kita datang dengan apa adanya. Kelegaan tidak dimulai saat kita berubah, tetapi saat kita berani datang apa adanya.

Refleksi:
Apakah aku masih berusaha terlihat kuat di hadapan Tuhan, atau aku sudah jujur membawa setiap bebanku kepada-Nya?

Pokok Doa:
Berdoa agar aku berani datang kepada Tuhan dengan hati yang jujur, tanpa berpura-pura, dan mengalami kelegaan yang sejati dari-Nya.

Bagikan
Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya
Bagikan Artikel Ini