Habakuk 1:12-17
" Bukankah Engkau, ya Tuhan, dari dahulu Allahku, yang Maha Kudus? Tidak akan mati kami. Ya Tuhan, telah Kau tetapkan dia untuk menghukumkan , ya gunung batu, telah Kau tentukan dia untuk menyiksa " ( ayat 12 )
Dalam menjalani kehidupan ini, banyak kali hal- hal yang tidak dapat kita mengerti atas jawaban Tuhan dalam setiap doa dan harapan kita. Kita berdoa agar Tuhan menghentikan berbagai pergumulan dan penderitaan yang kita alami, namun justru sebaliknya, yang terjadi adalah pergumulan dan penderitaan yang lebih berat datang menghampiri kita.
Kita berseru memohon keadilan, justru kita semakin diuji dengan beragam tindak kesewenang - wenangan. Lalu pertanyaan nya adalah, apa maksud Tuhan dengan mengijinkan semua hal yang tidak kita inginkan itu terjadi dalam hidup kita?
Nabi Habakuk pernah mengalami kegundahan yang sama. Ia masih belum bisa memahami alasan Tuhan menggunakan bangsa Kasdim yang lebih jahat untuk menghukum Yehuda. Menurutnya, bangsa Kasdim haruslah mendapat kan hukuman, bahkan lebih berat dari Yehuda. Karena itu ia pun bertanya kepada Tuhan, " Engkau memandangi orang - orang yang berbuat khianat itu dan Engkau berdiam diri, apabila orang fasik menelan orang yang lebih benar dari dia? " ( ayat 13 b ) Saudaraku, menerima jawaban Tuhan yang tidak sesuai seperti apa yang kita harapkan dalam setiap doa kita memang tidak lah mudah. Ketidak mengertian kita atas jalan dan KehendakNya seringkali menimbulkan konflik iman dalam diri kita. Satu-satunya cara untuk kita bisa mengerti jawaban Tuhan adalah mengimani Kuasa dan KasihNya yang besar atas hidup kita, serta berserah sepenuhnya kepada karya keselamatan yang dikerjakanNya.
Bukankah Tuhan pernah bersabda " Sebab rancanganKu- bukanlah rancangan mu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikian firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancangan mu " ( Yes.5:8-9 ) Karena itu, percayakanlah hidup kita kepada Tuhan, meskipun kita tidak memahami apa yang sementara diperbuatNya. Jangan pernah meragukan kebaikan dan kekuasaanNya. Tetaplah berdoa, meskipun jawaban doa dari Tuhan tidak seperti yang kita harapkan. Melalui jawaban itu, Tuhan mendidik kita untuk menerima kehendakNya dengan rela. Percayalah, Dia akan membuat segala sesuatu indah bagi kita pada waktuNya. Tuhan memberkati
Pnt. Agus M.